Senin, 03 Juni 2013

Keuntungan Tidur Tanpa Bantal



Ahli medis tertentu percaya bahwa tidur tidak menggunakan bantal ada pilihan yang terbaik. Tidur dengan punggung dengan tidak menggunakan bantal lebih aman dan juga merupakan keuntungan untuk bayi. Berikut merupakan keuntungan tidur tidak menggunakan bantal untuk mencerahkan anda : 

1. Keuntungan untuk tulang punggung
Tidur tidak menggunakan bantal dianggap metode yang paling sehat karena memberikan keuntungan kepada tulang punggung seseorang. Tidur menggunakan punggung memperbolehkan tulang punggung untuk sepenuhnya beristirahat dengan lekukan tubuh yang natural pada tempatnya. Ketika kita tidur dengan menggunakan bantal yang tebal, tulang punggung mengalami perubahan lokasi dan anda mungkin mengalami sakit punggung keesokan pagi. Jadi, tidur dengan tidak menggunakan bantal adalah obat terbaik untuk sakit punggung. 


2. Mencegah kerut di wajah
Orang yang tidak menggunakan bantal mempunyai kesempatan yang rendah untuk mendapatkan kerutan pada wajah dan ciri yang tidak menarik lainnya. Alasannya adalah, mereka yang tidak menggunakan bantal tidak menekankan wajahnya pada bantal yang dapat menyebabkan kerutan-kerutan pada wajah.


3. Kualitas tidur
Apabila anda ingin mendapatkan tidur yang berkualitas, maka anda disarankan untuk menyingkirkan bantal anda karena dapat menghalangi tidur anda. Sebenarnya, kebanyakan orang tidak menggunakan bantal yang sesuai dan mereka tidak mendapatkan tidur yang cukup pada malam hari. Tidur tidak menggunakan bantal dapat memastikan kualitas tidur yang baik karena tubuh ada pada level normal dan tidak tinggi seperti menggunakan bantal.


4. Mencegah sakit leher
Tidur menggunakan bantal adalah sumber utama dari sakit pundak dan leher. Meskipun masih disarankan untuk melakukan pemanasan (stretching) dan menggunakan pemanas, metode yang terbaik adalah mengangkat sakit yang tidak enak ini lewat tidur tidak menggunakan bantal.

Walaupun begitu, tidur tidak menggunakan bantal dapat menyebabkan masalah untuk orang yang sudah terbiasa menggunakan nya. Untuk orang-orang tersebut, disarankan untuk mengurangi ketebalan bantal secara bertahap yang akhirnya dapat tidak menggunakan bantal sama sekali.



sumber dari www.lienaaifen.com

Makan Buah ini Kalau Mau Kulit Cerah



Tergiur dengan paket perawatan kulit di salon? Sebenarnya Anda tidak harus merogoh kocek dalam-dalam untuk mendapatkan kulit cerah berbinar karena rahasia untuk kulit cantik itu umumnyasudah tersedia di dapur Anda.
Cukup rawat kulit menggunakan delapan buah ini akan memberikan efek kulit lebih cerah berbinar, seperti dilansir Allwomenstalk.
Apel
Tidak hanya mengencangkan dan melembapkan kulit, apel juga dapat memperbaiki kondisi kulit serta melawan jerawat. Saat mandi, tambahkan beberapa sendok jus apel segar kedalam air bak untuk kulit yang lebih bersih dan halus.

Alpukat
Buah yang dapat mencegah kekeringan kulit. Hancurkan setengah buah alpukat, lalu oleskan pada kulit, biarkan selama 1 menit lalu bilas.

Pisang
Pisang mampu membersihkan, mengencangkan, dan melembapkan kulit. Hancurkan pisang lalu gunakan sebagai masker wajah.

Pepaya
Pepaya kaya akan enzim, sehingga baik untuk membersihkan kulit. Cocok untuk perawatan kulit berminyak karena pepaya membantu mengurangi minyak berlebih. Juga membantu mencerahkan kulit dan menghilangkan noda. Hancurkan sepotong pepaya dan balurkan pada wajah dan di bawah mata.

Buah persik
Buah persik mampu memberikan efek kulit bercahaya seperti efek face lift secara instan. Tidak hanya membantu membersihkan dan menyegarkan kulit, buah persik juga dapat mengencangkan otot wajah. Kupas kulit, lalu pijat wajah secara perlahan menggunakan bagian dalam daging buah. Anda akan merasakan efek kulit kencang seketika.

Jeruk lemon
Selain bagus untuk membersihkan, jeruk lemon juga mampu menyegarkan kulit. Jeruk lemon juga pemutih kulit secara alami, mencerahkan kulit juga menghilangkan noda bekas jerawat.

Nanas
Tidak hanya membersihkan dan menghaluskan kulit, nanas juga menyegarkan kulit yang kusam dan kering. Saat mandi, gosokkan buah nanas yang telah dikupas di sekujar tubuh dan wajah untuk efek kulit lebih segar.

Labu
Mengandung antioksidan untuk mencegah penuaan akibat radikal bebas. Labu juga membantu memperbaiki sel kulit.



sumber dari www.lienaaifen.com

Manfaat Minum Air Putih Saat Bangun Tidur



Beberapa orang kadang punya kebiasaan minum air  putih saat baru bangun tidur. Kebiasaan ini ternyata  memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.Dibutuhkan waktu, disiplin dan komitmen untuk membiasakan diri mengonsumsi air putih segera setelah bangun tidur. Berikut manfaat kesehatan yang bisa didapat yaitu:

1. Meningkatkan energi
Mengonsumsi air di pagi hari bisa meningkatkan metabolisme, membantu seseorang menjadi lebih waspada serta merasa lebih segar karena adanya peningkatan energi di dalam tubuh. Hal ini karena hampir semua bagian tubuh memerlukan air agar bisa bekerja secara optimal, jika tubuh dehidrasi akan timbul kelelahan dan lesu sehingga menjadi tidak efisien.


2. Menghilangkan racun
Minum air di pagi hari akan membantu meringankan fungsi ginjal dalam hal menghilangkan berbagai racun dan produk buangan (limbah) dari dalam sistem tubuh. Hal ini karena saat malam hari tubuh tidak mendapatkan asupan cairan. 


3. Mengurangi berat badan
Mara Z. Vitolins, seorang ahli nutrisi dari Wake Forest University Baptist Medical Center menuturkan umumnya tubuh tidak bisa membedakan antara rasa lapar dan haus, karenanya konsumsi air minum bisa membantu membedakan hal tersebut. Selain itu jika seseorang minum air putih saat sedang lapar akan terlihat adanya penurunan nafsu makan sehingga membantu menurunkan berat badan, dan menghindari konsumsi minuman lain yang tinggi gula, kalori atau kafein.

 Untuk mengetahui apakah tubuh terhidrasi dengan baik atau asupan airnya cukup bisa dilihat dari warna urine, normalnya warna urine yang baik adalah jernih dan bukan kuning pekat.



sumber dari www.lienaaifen.com

Cuci Tangan dengan HAND SANITIZER berbahaya????



Mencuci tangan dengan sabun di bawah guyuran air masih menjadi prioritas utama dalam membersihkan tangan.Tentunya kita tidak bisa membandingkan efektivitas pembersih tangan berbasis alkohol (hand sanitizers) untuk membunuh virus dan bakteri dibandingkan dengan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
Sebenarnya fungsi utama pembersih tangan tersebut adalah pengganti ketika kita tidak dapat menemukan air dan sabun untuk membersihkan tangan. Sebuah penelitian terbaru membuktikan bahwa pembersih tangan ternyata dapat meningkatkan risiko infeksi virus yang memicu peradangan pada saluran pencernaan.
Banyak orang percaya bahwa pembersih tangan sama efeknya dengan mencuci tangan dengan sabun sehingga lebih memilih untuk menggunakannya karena lebih praktis. Padahal, seharusnya mereka tahu bahwa pembersih tangan ini hanya digunakan dalam keadaan darurat dan tidak bisa sepenuhnya menggantikan fungsi sabun.
Bahayanya pembersih tangan tentu saja tidak seberbahayanya seperti penggunaan secara tidak rasional atau antibiotik yang berlebihan, yang dapat menyebabkan resistensi kuman. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa penggunaan pembersih tangan secara berlebihan dapat meningkatkan risiko infeksi.
Pembersih tangan meningkatkan risiko infeksi gastroentritis. Dalam infeksi ini virus yang disebut norovirus memicu peradangan mukosa usus. Sangat mudah menular dan bisa memicu diare, mual dan nyeri pada usus.
Medicalnewstoday pernah melakukan penelitian pada 161 fasilitas kesehatan dan dipresentasikan pada pertemuan American College of Preventative Medicine. Karyawan pada fasilitas kesehatan yang diteliti 6 kali lebih memilih mencuci tangan mereka dengan pembersih tangan ketimbang sabun. Lalu, 53% karyawan yang menggunakan pembersih tangan lebih sering, melaporkan pengalaman terkena wabah norovirus ini. Angka ini jauh lebih besar daripada karyawan yang lebih suka menggunakan sabun, yang hanya 18%.
"Pembersih tangan kurang optimal dalam mengendalikan infeksi norovirus. Memang tidak ada hubungan langsung antara pembersih tangan dengan infeksi virus ini, tetapi ada kecenderungan peningkatan risiko bila dalam jangka panjang hanya menggunakan pembersih tangan," menurut Dr. David Blaney dari pusat kontrol penyakit dan pencegahan AS.
sumber dari www.lienaaifen.com

Jangan Abaikan Sinyal Tubuh Kamu



Setiap hal yang terjadi di tubuh baik itu nyeri, sakit atau gejala lain bisa menjadi sinyal ada yang tidak beres.Namun kadang seseorang tidak menyadari sinyal-sinyal tersebut dan baru sadar setelah ada kondisi yang kronis.
Tapi jika mengalami hal-hal berikut sebaiknya jangan diabaikan, seperti:
1. Sakit saat membunyikan sendi     
Cairan yang ada di sekitar sendi mengandung berbagai gas seperti oksigen dan nitrogen. Ketika mencoba
membunyikan sendi seperti saat streching, maka akan melepaskan gelembung gas sehingga tendon menggosok tulang. Jika merasa sakit setiap kali membunyikan sendi ada kemungkinan masalah pada tulang rawan seperti arthritis. Jika muncul rasa sakit, bengkak, sendi berwarna merah atau gerak terbatas sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
2. Mata kering
Mata kering bisa disebabkan terlalu lama menatap
komputer, berada di udara dingin, kondisi kering atau berangin. Jika kondisinya kronis ada kemungkinan akibat hipertiroid atau penyakit autoimun. Penanganan sementara yang bisa dilakukan adalah memberikan obat tetes dan menggunakan kacamata saat bepergian, jika tidak membaik lakukan beberapa tes untuk mengetahui penyebab pastinya.
3. Tangan yang dingin
Penyebab paling mungkin adalah stres atau cemas yang membuat pembuluh darah mengerut dan sirkulasi ke tangan terhambat, atau gangguan sirkulasi pada darah. Kemungkinan lain adalah Raynaud's phenomenon jika disertai dengan kejang, mati rasa dan perubahan warna di tangan, atau efek samping dari obat seperti obat beta blocker. Jika karena stres, cobalah bernapas dalam-dalam untuk meningkatkan sirkulasi.
4. Batuk kronis
Beberapa hal bisa menjadi pemicunya seperti iritasi, alergi atau adanya refluks asam. Tapi jika terus menerus ada kemungkinan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), fibrosis paru atau masalah pada jantung yang membuat penumpukan cairan di paru.
5. Kram otot di kaki
Kemungkinannya bisa akibat duduk atau berdiri terlalu lama pada posisi yang sama, menggunakan
sepatu hak tinggi seharian, dehidrasi atau ketidakseimbangan elektrolit, arteri yang tersumbat atau menyempit serta efek samping dari suatu obat. Cobalah untuk minum air yang cukup agar tetap terhidrasi, meregangkan tubuh setelah duduk atau berdiri beberapa waktu.
6. Keringat di malam hari
Penyebab paling mungkinnya adalah fluktuasi hormon yang mengubah suhu internal tubuh, gangguan tiroid atau efek samping suatu obat seperti antidepresan. Cobalah menurunkan suhu ruangan atau jangan menggunakan
pakaian yang tidak menyerap keringat. Jika tidak juga hilang cobalah untuk memeriksa kadar hormon di dalam tubuh.
7. Mengorok
Kemungkinan penyebabnya adalah kelebihan berat badan, gangguan pada hidung seperti sinus atau polip, alergi, pembengkakan di sebagian jalan napas atau gangguan tidur sleep apnea obstruktif.
8. Urine berwarna gelap
Kemungkinan penyebabnyak adalah tidak minum cukup
air, adanya limbah yang banyak dari ginjal, infeksi saluran kencing, infeksi kandung kemih, batu ginjal atau masalah pada ginjal lainnya. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter jika disertai dengan demam, frekuensi buang air kecil yang berubah serta adanya rasa sakit saat buang air kecil. 

sumber dari www.lienaaifen.com